Konsultasi awal gratis via WhatsApp · Senin–Jumat 09.00–18.00 WIB
Beranda/Kebijakan Privasi

Kebijakan Privasi

Terakhir diperbarui: 23 Juli 2026 · Disusun mengacu pada UU Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) No. 27/2022.

1. Siapa kami

UsahaRapi.id ("kami") adalah layanan pendampingan administrasi usaha untuk UMKM di Indonesia. Kontak pra-kontrak: halo@usaharapi.id dan WhatsApp +62 858-8131-1386. Identitas hukum pihak yang menjadi penyedia kontraktual dan pengendali data untuk layanan berbayar dicantumkan dalam proposal atau invoice sebelum dokumen sensitif diminta. Kami bukan kantor hukum dan bukan konsultan pajak berizin—lihat Disclaimer.

2. Data yang kami kumpulkan

Kami sengaja mengumpulkan data seminimal mungkin pada setiap tahap interaksi:

2.1 Dari website (form & analitik)

  • Nama & nomor WhatsApp/email yang Anda isi di form atau yang Anda kirim via WhatsApp.
  • Ringkasan kebutuhan layanan yang Anda sampaikan.
  • Data penggunaan pseudonim: halaman yang dikunjungi, sumber traffic, jenis perangkat, lokasi tombol, dan klik menuju WhatsApp (melalui Google Ads serta Google Analytics 4 bila Measurement ID Analytics dikonfigurasi).
  • Pada halaman berbayar /lp/: parameter atribusi iklan seperti GCLID, GBRAID, WBRAID, dan UTM; halaman masuk; nama layanan; waktu kunjungan; serta kode referensi acak. Data ini disimpan sementara di sessionStorage pada tab browser untuk mempertahankan atribusi selama sesi.

2.2 Saat Anda menjadi klien

Setelah scope disepakati, kami baru meminta dokumen sesuai kebutuhan layanan, seperti KTP, NPWP, akta pendirian, atau data keuangan. Dokumen sensitif tidak pernah diminta melalui form publik di website.

3. Untuk apa data dipakai

  • Memberikan layanan yang Anda minta (pendaftaran NIB, pelaporan pajak, pembukuan, dll.).
  • Berkomunikasi dengan Anda tentang status layanan.
  • Pengarsipan internal untuk kebutuhan administrasi & audit internal.
  • Memenuhi kewajiban hukum (misalnya pelaporan pajak atas nama klien yang berkonsultasi).

Kami tidak menggunakan data Anda untuk pemasaran pihak ketiga atau menjualnya ke siapa pun.

4. Klasifikasi data sensitif

UU PDP mengategorikan data keuangan pribadi sebagai data pribadi yang bersifat spesifik. NPWP juga merupakan identitas pribadi yang perlu dilindungi. Kami memperlakukan NPWP, mutasi rekening, dan laporan keuangan dengan kehati-hatian khusus:

  • Tidak disimpan di website / form publik.
  • Diterima lewat kanal yang disepakati (WhatsApp, email, atau drive bersama dengan akses terbatas).
  • Akses internal hanya untuk tim yang menangani kasus Anda.
  • Dapat dihapus atas permintaan Anda, kecuali ada kewajiban hukum untuk menyimpan.

5. Pembagian data ke pihak ketiga

Data Anda hanya dibagikan kepada pihak ketiga dalam kondisi berikut, dan dengan persetujuan/sepengetahuan Anda:

  • Notaris berwenang yang dicantumkan dalam proposal ketika layanan memerlukan akta autentik.
  • Konsultan pajak berizin yang dicantumkan dalam proposal ketika layanan memerlukan kuasa pajak atau pengukuhan PKP.
  • Sistem resmi pemerintah (AHU, OSS, Coretax / DJP) untuk pendaftaran & pelaporan.
  • Penyedia infrastruktur seperti email atau penyimpanan dokumen, dengan akses dibatasi sesuai kebutuhan dan ketentuan layanan penyedia.

6. Penyimpanan & keamanan

Akses data dibatasi sesuai kebutuhan layanan. Jangan mengirim kata sandi, PIN, OTP, atau kode otorisasi kepada kami. Tidak ada sistem yang 100% aman; insiden keamanan yang berdampak pada data akan ditangani dan diberitahukan sesuai ketentuan UU PDP.

7. Hak-hak Anda

Sesuai UU PDP, Anda memiliki hak untuk:

  • Mengakses salinan data pribadi Anda yang kami simpan.
  • Memperbarui / memperbaiki data yang tidak akurat.
  • Meminta penghapusan data Anda (sepanjang tidak melanggar kewajiban hukum).
  • Mencabut persetujuan pemrosesan data.
  • Mengajukan pengaduan.

Permintaan terkait hak di atas dapat dikirim ke halo@usaharapi.id.

8. Cookie, atribusi iklan & analitik

Google tag dimuat otomatis saat halaman dibuka untuk atribusi Google Ads dan, bila Measurement ID dikonfigurasi, pengukuran Google Analytics 4. Personalisasi iklan tetap dinonaktifkan. Google dapat menggunakan penyimpanan browser yang diperlukan untuk atribusi dan pengukuran konversi. Anda dapat membatasi atau menghapus penyimpanan tersebut melalui pengaturan browser.

Klik menuju WhatsApp mengirim peristiwa whatsapp_click dan satu konversi Google Ads Kontak WhatsApp. Data peristiwa dibatasi pada halaman, lokasi tombol, kode referensi acak bila tersedia, dan ID transaksi acak untuk deduplikasi. Klik ini menunjukkan bahwa tautan WhatsApp dibuka; bukan bukti bahwa pesan dikirim atau percakapan dimulai. Nilai formulir, nama, nomor telepon, email, isi pesan, dan isi dokumen tidak dikirim ke Google melalui peristiwa ini.

Halaman /lp/ menyimpan parameter atribusi dan kode referensi secara sementara di sessionStorage. Kode referensi dicantumkan di pesan WhatsApp untuk membantu mencocokkan sumber kunjungan dengan percakapan. Browser juga menyimpan ID transaksi konversi dan waktu pengiriman selama sesi untuk mencegah klik berulang dihitung kembali dalam 30 menit. Isi form tetap di perangkat Anda dan hanya dipakai untuk menyiapkan teks WhatsApp; website statis ini tidak memiliki endpoint yang menerima isi form.

Peristiwa qualified_lead dan converted_lead tidak ditentukan oleh browser. Jika integrasi CRM/offline conversion diaktifkan kemudian, status tersebut hanya dibuat setelah penilaian manusia atau sistem internal, dengan kontrol akses, dasar pemrosesan, dan retensi yang didokumentasikan.

9. Perubahan kebijakan

Kebijakan ini dapat diperbarui sesuai perubahan layanan atau peraturan. Versi terbaru selalu tersedia di halaman ini, dengan tanggal pembaruan di bagian atas.

10. Kontak

Pertanyaan tentang kebijakan ini: halo@usaharapi.id atau WhatsApp.

Chat WhatsApp